Melihat sendiri rumah sistem risha di puslitbang permukiman
beberapa bulan ini saya sering dihubungi oleh beberapa orang, menanyakan masalah risha (rumah instan sederhana sehat). usut punya usut ternyata, sumber rekomendasinya berasal dari blog tetangga. Waktu awal-awal dipinjami buku oleh pak khairul ummah, istri saya ingin menjadi aplikator untuk rumah dengan sistem RISHA ini. Mungkin lebih tepatnya istri saya memposisikan sebagai Arsitek/Desainer untuk sistem RISHA ini.
informasi dicari-cari mulai dari beli buku, bertanya-tanya ke produsen (PT. Puri Panindo) dan akhirnya direferensikan ke aplikator risha (Bpk. Purnomo) yang tinggal di daerah cileunyi. Informasi yang didapat masih sedikit, cuman beberapa sample dari implementasi risha dan informasi panel-panel yang ada di sistem risha hingga membuat RAB berbasis sistem risha. harga panel-panel waktu survey dahulu berkisar antara 60rb – 90rb.
Jumat kemaren seorang teman(ibrahim) mengajak untuk melihat langsung sample yang ada di puslitbang Permukiman PU di cileunyi.begitu sampai disana, langsung meluncur ke tempat rumah sample dengan sistem RISHA ini. dibawah ini skrinsutnya.

gambar 1 : motorku nampang di rumah sample RISHA 2 lantai.

gambar 2 : ibrahim sedang melihat sambungan-sambungan panel yang tidak estetik

gambar 3: rumah panggung dengan sistem RISHA (lebih menarik)

gambar 4 : kantor-kantor kecil dengan sistem RISHA
beberapa catatan yang kami peroleh dari hasil survey :
Sisi positif RISHA :
- Dengan sistem prefabrikasi, bisa menghemat biaya tukang. struktur rumah dapat dibangun dalam waktu 1 hari (katanya).
- konsep rumah tumbuh, bisa diimplementasikan untuk yang modal cekak.
- Konsep pondasi setempat (hanya bagian tumpuan), mengurangi kebutuhan material.
Sisi Negatif :
- Kurang estetik (sambungan-sambungan antar panel tidak rata dan tonjolan mur/baut)
- Pemasangan terkesan asal-asalan
- terbatas 2 lantai
Temanku(ibrahim) sedang mempertimbangkan sistem RISHA ini menjadi bagian teknologi yang akan diimplementasikan untuk bisnis plan yang sedang dibuatnya berjudul perumahan yang revolusioner cukup dengan cicilan 300rb-an dan bahkan bisa tanpa DP sebuah rumah yang nyaman dapat dimiliki. WAHH …..!!! bisa yah ??!
setelah mendengar penjelasan singkatnya dari ibrahim, memang mungkin bisa dilakukan!. Tertarikkah anda??!!
G-SPOT Box 0.9B
2 minggu lalu, teman main dikampung tiba-tiba datang ke bandung. mereka minta untuk dibantu setup system RTRW-net untuk dijalankan di kediri sana. versi awalnya sudah aku buat di article iseng di libur lebaran : paket router hotspot. sekarang membuat versi advance yang lebih bagus, dengan beberapa upgrade :
- menggunakan PS Unit dengan ukuran 1U
- menggunakan motherboard mini ITX VIA CLE-266 dgn processor 800Mhz
- support menggunakan modul Compact Flash/ HD 2.5
- Fully Installed mikrotik 2.9 yang telah di setup fitur hotspot.
Instalasi G-SPOT box ini jadi lebih mudah :
1 koneksikan antena omni ke pigtail yang ada
2 pasang di tiang (6-12m), menggunakan tower yang lebih tinggi disarankan untuk memperoleh pelanggan yang banyak.
3 pasang kabel power ke power outlet dengan kabel listrik standar (shigeru)
4 pasang kabel ethernet ke modem/router ISP anda (mau speedy/wireless/cable internet)
5 nyalakan dan gunakan winbox untuk konfigurasi IP koneksi internet.
Hotspot sudah siap untuk berjualan. Paket Ini sudah digunakan oleh teman-temanku di Cigadung (GeoS) dan Kediri (Kampung.NET).
kalau berminat untuk dibuatkan, bisa kontak aku. buruan ajah, keburu motherboard ITX murah-nya kehabisan.
skrisut fisik G-SPOT Box

Pict 1 : TOP SIDE

Pict 2 : Bottom Side dengan 3 outlet : kabel antena, power, utp

Pict 3 : Inside (mini ITX, 1U PSU, HD, Long/extended range pci wireless, 256MB Ram)
Skrinsut Software Hotspot

Pict 4 : login page (juga tersedia link untuk trial user)

Pict 5 : Status Aktifitas user yang sudah terdaftar

Pict 6 : usage trial user dibatasi 2 jam saja.




