Carpe diem!

Make your lives extraordinary

Pelanggan lama datang kembali:ISPA

ISPA (infeksi saluran pernafasan akut) yang diadaptasi dari istilah dalam bahasa Inggris Acute Respiratory Infections (ARI) mempunyai pengertian sebagai berikut:
– Infeksi adalah masuknya kuman atau mikroorganisma ke dalam tubuh manusia dan berkembang biak sehingga menimbulkan gejala penyakit.
– Saluran pernafasan adalah organ mulai dari hidung hingga alveoli beserta organ adneksanya seperti sinus-sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA secara anatomis mencakup saluran pernafasan bagian atas, saluran pernafasan bagian bawah (termasuk jaringan paru-paru) dan organ adneksa saluran pernafasan. Dengan batasan ini, jaringan paru termasuk dalam saluran pernafasan (respiratory tract)
– Infeksi akut adalah infeksi yang berlangsung sampai dengan 14 hari. Batas 14 hari diambil untuk menunjukkan proses akut meskipun untuk beberapa penyakit yang dapat digolongkan dalam ISPA proses ini dapat berlangsung lebih dari 14 hari.
sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/narasi/2004/03/26/nrs,20040326-07,id.html

Kode internasional untuk Infeksi saluran nafas akut
ICD-10 J00-J06, J30-J39
ICD-9
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Infeksi_saluran_nafas_atas

 

Gejala ISPA ringan:
Seorang dinyatakan menderita ISPA ringan jika ditemukan satu atau lebih gejala-gejala seperti berikut:

  • batuk.
  • serak, yaitu anak bersuara parau pada waktu mengeluarkan suara (misalnya pada waktu berbicara atau menangis).
  • pilek yaitu mengeluarkan lendir/ingus dari hidung.
  • panas atau demam, suhu badan lebih dari 370C atau jika dahi anak diraba dengan punggung terasa panas. Caranya yang tepat untuk mengetahui anak menderita demam atau tidak, adalah dengan meraba dahi dengan punggung tangan kita (bukan dengan telapak tangan).

Jika menderita ISPA ringan maka perawatan cukup dilakukan di rumah tidak perlu dibawa kedokter atau Puskesmas. Di rumah dapat diberikan obat penurun panas yang dijual bebas di toko-toko atau apotik. Akan tetapi jika dalam 2 hari gejala belum hilang, anak harus segera dibawa ke dokter atau Puskesmas terdekat. Sumber : http://www.biomed.ee.itb.ac.id/pkmputer/ispa1.htm

Pencegahan
1. Pengadaan rumah dengan ventilasi yang memadai
2. Perilaku hidup bersih dan sehat
3. Peningkatan gizi

Terapi
Terapi yg diberikan pada penyakit ini biasanya pemberian antibiotik walaupun kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pemberian obat obatan terapeutik, pemberian antibiotik dapat mempercepat penyembuhan penyakit ini dibandingkan hanya pemberian obat obatan symptomatic, selain itu dengan pemberian antibiotik dapat mencegah terjadinya infeksi lanjutan dari bakterial, pemberian, pemilihan antibiotik pada penyakit ini harus diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi resistensi kuman/baterial di kemudian hari. Namun pada penyakit ISPA yg sudah berlanjut dengan gejala dahak dan ingus yg sudah menjadi hijau, pemberian antibiotik merupakan keharusan karena dengan gejala tersebut membuktikan sudah ada bakteri yg terlibat.

June 27, 2007 - Posted by | Uncategorized

1 Comment »

  1. nice info…anak saya didiagnosa ispa ringan…jadi artikel ini sangat membantu..dokter anak kan ga bisa lama2 kasih penjelasan..pasiennya antreeee….🙂

    Comment by Lisdha | September 30, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: