Carpe diem!

Make your lives extraordinary

interupsi pagi : prita vs rumah sakit omni. turut simpati

mulai pagi hari dengan minum segelas air, cek email lalu membuka yahoo messenger. lalu muncul pesan offline di YM :

SERUKAN BOIKOT RUMAH SAKIT OMNI… KRN RUMAH SAKIT INI SUDAH BERBUAT SEMENA2 TERHADAP NYAWA MANUSIA.. DAN RUMAH SAKIT OMNI TELAH BERBUAT ANIAYA TERHADAP PASIENNYA.. TIDAK HANYA ITU RS OMNI JG TELAH MEMENJARAKAN PASIENNYA YANG SUDAH DIANIAYA… TOLONG SEBARKAN KE YANG LAIN… DUKUNG KEADILAN DI INDONESIA INI

Cukup keras juga nadanya dengan huruf CAPITAL yang kental. mulai search di google :
http://www.google.co.id/search?hl=en&rls=com.microsoft%3Aen-us&q=prita+rumah+sakit+omni&btnG=Search&meta=cr%3DcountryID

Wow dashyat ….. sampai 29 halaman di search google. bahkan di article terakhir masih bertaut dengan berita itu.

saya turut simpati mengenai masalah yang terjadi, makin menambah panjang cerita busuk mengenai rumah-sakit yang malpraktek.

saya yakin bahwa masyarakat akan menghukum rumah sakit OMNI, walaupun jalur hukum sudah tidak bisa dilakukan. mari kita buktikan dalam 1-2 tahun apakah rumah sakit ini masih tetap berdiri disana atau tidak!.

 

June 3, 2009 - Posted by | Blogroll, curhat, peduli!, santai | , , , ,

1 Comment »

  1. PERADILAN INDONESIA: PUTUSAN SESAT HAKIM BEJAT

    Putusan PN. Jkt. Pst No.Put.G/2000/PN.Jkt.Pst membatalkan Klausula Baku yang digunakan Pelaku
    Usaha. Putusan ini telah dijadikan yurisprudensi.
    Sebaliknya, putusan PN Surakarta No.13/Pdt.G/2006/PN.Ska justru menggunakan Klausula Baku untuk menolak gugatan. Padahal di samping tidak memiliki Seritifikat Jaminan Fidusia, Pelaku
    Usaha/Tergugat (PT. Tunas Financindo Sarana) terindikasi melakukan suap Rp.5,4 jt. (menggunakan uang klaim asuransi milik konsumen) di Polda Jateng
    Ajaib. Di zaman terbuka ini masih ada saja hakim yang berlagak ‘bodoh’, lalu seenaknya membodohi dan menyesatkan masyarakat,sambil berlindung di bawah ‘dokumen dan rahasia negara’.
    Maka benarlah statemen “Hukum negara Indonesia berdiri diatas pondasi suap” (KAI) dan “Ratusan
    rekening liar terbanyak dimiliki oknum-oknum MA” (KPK). Ini adalah bukti nyata moral sebagian hakim negara ini sudah terlampau sesat dan bejat. Keadaan ini tentu tidak boleh dibiarkan saja. Masyarakat konsumen Indonesia yang sangat dirugikan mestinya mengajukan “Perlawanan Pihak Ketiga” untuk menelanjangi kebusukan peradilan ini.
    Sudah tibakah saatnya??

    David
    HP. (0274)9345675

    @david : sebaiknya disalurkan ke KPK atau ICW atau YLKI atau lembaga yang lebih kompeten..

    http://www.google.com/search?q=%22PUTUSAN+SESAT+HAKIM+BEJAT%22&hl=en&rls=com.microsoft:en-us&start=210&sa=N

    dari hasil googling ada 21 halaman menunjukkan anda spam dimana-mana …
    jangan spam di sembarang tempat!!. kalau anda begini, bukan simpati yang didapat!.

    Comment by David | June 3, 2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: